Skip to main content

Apa itu Mantle Network (MNT)?

Di pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang Mantle Network, tapi sebelum membahas apa itu Mantle Network dan solusi yang mereka tawarkan, mari kita membahas sebab utama didirikannya Mantle Network, yaitu permasalahan skalabilitas Ethereum (ETH). Langsung saja kita bahas.
Sumber gambar : medium.com

Ethereum sendiri adalah sebuah platform digital yang bersifat terdesentralisasi yang di bangun menggunakan teknologi Blockchain yang bersifat transparan dan secured. Sebagai "Ratu Crypto" dan token Dinosaurus terbesar ke-2 setelah Bitcoin, adopsi ETH telah berkembang begitu pesat. Para pengembang DApp sering menggunakan Ethereum sebagai dasar untuk mengembangkan project mereka, akan tetapi karena besarnya adopsi ETH itulah yang mendatangkan masalah skalabilitas. Kemampuan jaringan Ethereum sendiri memiliki batasan dalam memproses transaksi di dalamnya. Kelebihan transaksi sering menjadi permasalahan utama yang menyerang Ethereum, menyebabkan kecepatan transaksi berkurang hingga menjadikan nya macet, berdampak pada meningkatnya gas fee transaction yang harus di bayarkan.
Sumber gambar : cryptorank.io

Mengatasi permasalahan tersebut, Mantle Network hadir dan menawarkan solusi Layer-2 bagi Ethereum, dengan teknologi Optimistic Rollups. Optimistic Rollups bekerja dengan memindahkan beberapa transaksi ke jaringan L-2 oleh pengguna yang kemudian akan di kirimkan pada pihak ketiga yang disebut Sequencer (bertugas menerima, mengurutkan dan menjalankan eksekusi pada transaksi) yang apabila telah selesai, Sequencer kemudian mengumpulkan transaksi-transaksi tersebut menjadi 1 Batch, yang lalu dikirimkan ke Smart Contract Rollups di L-1 Ethereum. Kumpulan transaksi tersebut lalu di amati oleh Verifiers guna melakukan cek dan mengajukan challenge apabila ditemukan bukti kecurangan (Fraud Proof). Apabila selama masa tersebut tidak ada challenge yang diajukan, maka transaksi akan dianggap telah final.
Sumber gambar : alchemy.com

Selain itu, kumpulan transaksi yang terkumpul pada mainnet Ethereum juga menjadi permasalahan skalabilitas yang meningkatkan beban jaringan dan mahalnya fees. Menyadari hal ini, Mantle Network juga menawarkan solusi lain yaitu Mantle DA (Data Availability) yang inti dari teknologi ini disediakan oleh EigenLayer yang di sebut EigenDA. Mantle DA adalah sebuah Layer khusus yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan bagi data transaksi yang ada pada Ethereum, membantu mengurangi beban yang ditanggung oleh mainnet ETH.
Sumber gambar : mirror.xyz

Mantle Network juga kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memberikan kemudahan bagi developer untuk memindahkan dApp dan Smart Contract mereka yang ada di jaringan Ethereum menuju jaringan Mantle tanpa harus melakukan perubahan besar dan signifikan. Mantle Network juga menawarkan fee transaksi yang rendah hingga 80% pengurangan biaya yang dilansir langsung dari docs.mantle.xyz. Hal ini berkat modularitas dari Mantle DA yang memindahkan data transaksi di mainnet Ethereum ke Layer khusus mereka.
Sumber gambar : coingecko.com

Keamanan Mantle Network juga dijamin oleh mainnet Ethereum dan diverifikasi oleh validator Ethereum.
Untuk Tokenomic MNT sendiri, dilansir dari coinmarketcap.com memiliki jumlah maximum token hingga 6,22Miliar MNT, dengan suplai yang beredar saat ini mencapai 3,26Miliar MNT (52,4%) dengan kapitalisasi pasar $3,11Miliar pada harga $0.96 per-riset ini dipublikasikan ;
Menjadikan Mantle Network sebagai project Layer-2 terbesar ke-2 setelah Polygon dengan alokasi token sebagai berikut :
Sumber gambar : blockcrunch.substack.com

Secara jangka pendek, saat ini-per riset ini dipublikasikan, bisa dibilang Mantle Network tengah mengalami koreksi harga. Bahkan dilihat secara data onchain sekalipun, volume perdagangan dan harga serta Total Value Locked (TVL) dari Mantle Network tengah menurun. Tapi jika kita berkaca dari history price actionnya, Mantle Network telah mengalami peningkatan yang signifikan dari segi harga token MNT selama 90 hari (3 bulan) terakhir sebesar +72% dan 180 hari (6 bulan) terakhir sebesar +183%, bahkan jumlah pemegang token MNT juga mengalami peningkatan sejak 30 hari terakhir sebesar +12% dilansir dari tokenterminal.com

Popular posts from this blog

Apa itu Aevo (AEVO)?

Dalam ranah transaksi perdagangan Crypto, ada 2 macam platform perdagangan yang dapat digunakan untuk melakukan perdagangan Cryptocurrency yaitu Centrelized Exchange (CEX) dan Decentralized Exchange (DEX). Sumber gambar :  blog.injective.com Singkatnya, CEX adalah platform perdagangan Cryptocurrency yang dilakukan secara terpusat dan di proses dalam paltform CEX tersebut (off-chain), tetapi tidak demikian dengan DEX yang prosesnya dilakukan langsung pada jaringan Blockchain melalui Smart Contract (on-chain). Baik CEX maupun DEX memiliki keunggulan masing2 dimana CEX lebih unggul dari jumlah penggunanya, akses likuiditas, kecepatan transaksi dan tampilan antar-muka platform yang simple. Sedangkan DEX lebih unggul dari segi transparansi, kontrol atas aset yang dimiliki dan akses terhadap token/koin baru karena kebanyakan token/koin Crypto baru biasanya akan listing terlebih dahulu pada platform DEX. Sumber gambar :  nextrope.com Guna mengatasi permasalahan yang dihadapi, Aevo ...

Apa itu Quant (QNT)?

Quant adalah Protokol Blockchain yang memiliki tujuan memberikan layanan teknologi Ledger terdistribusi bagi para costumer-nya yang secara drastis mengurangi waktu yang harus mereka korbankan untuk aktif di market, membuka jalur income baru dan memitigasi risiko dengan solusi dari membuka berbagai keandalan-kemampuan Blockchain bagi siapapun, menjadikannya mudah digunakan, dapat dipercaya dan future-proof dengan memanfaatkan Platform Interoperabilitas Blockchain milik mereka yaitu, Overledger . Sumber gambar :  quant.network Overledger adalah gerbang masuk Aplication Programming Interface (API) pertama yang hadir untuk menghubungkan berbagai macam jaringan Blockchain-dengan berbagai macam bahasa pemrograman dan SDK mereka yang berbeda beda satu sama lain. Overledger hadir menjadi solusi dari permasalahan fragmentasi Blockchain, memudahkan berbagai organisasi untuk saling terhubung dan bertukar informasi dengan jaringan Blockchain lain. Sumber gambar :...

Apa itu Worldcoin (WLD)?

Di pembahasan pada artikel kali ini, gw bakal membahas tentang Worldcoin , sebuah platform keuangan yang bertujuan untuk memberikan akses keuangan bagi siapapun dan dimanapun tidak peduli dengan latar belakang atau darimana mereka berasal. Sumber gambar :  vio.io Di dunia dengan perkembangan teknologi AI yang semakin pesat dan serba digital, memungkinkan siapapun untuk merasakan kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas seperti melakukan verifikasi data diri dan transaksi keuangan online. Tetapi demikian, ada juga sebagian besar orang yang tidak memiliki (lebih tepatnya tidak mendapatkan) akses keuangan ini karena ketergantungan mereka pada sistem perbankan sebagai tempat penyimpanan dan akses penarikan dana, sehingga susah bagi masyarakat tersebut untuk menggapai berbagai peluang ekonomi dan investasi, sebab di beberapa daerah ada yang memang akses perbankan nya sulit dijangkau bahkan tidak dapat dijangkau sama sekali. Bahkan mereka yang memiliki akses pun sering mengalami k...

Apa itu Pendle Finance (PENDLE)?

Pada artikel kali ini, gw mau membahas salah Project DeFi yang masuk dalam narasi RWA dan sering kali muncul sebagai aset Crypto yang trending karena kenaikan harga token yang melambung tinggi, Pendle Finance (PENDLE). Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  pintu.co.id Dalam dunia Cryptocurrency , ada berbagai macam cara yang dapat digunakan untuk meraih keuntungan dari Market Crypto, yang paling mainstream dan pasti paling digemari oleh banyak orang adalah Investing dan Trading . Ketika pertama kali nyebur ke pasar Cryptocurrency, sebagian besar orang sering kali akan memilih jalan untuk langsung Trading, karena sering tergoda melihat keuntungan besar yang mampu didapatkan oleh para influencer hanya dalam waktu beberapa jam saja, tetapi ada juga yang memilih untuk melakukan investasi (membeli suatu aset dan menjual ketika harga aset tersebut naik). Sebenarnya, terdapat cara lain yang dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan dari pasar Crypto, tidak hanya sekedar membel...

Apa itu Shentu (CTK)?

Shentu  adalah project Crypto yang berfokus pada pemberian layanan keamanan terhadap kejahatan Cyber yang marak terjadi belakangan ini, seperti peretasan aset yang belum lama ini dilakukan oleh oknum-oknum yang berasal dari Korea Utara yang dipimpin oleh Lazarus Group sejak tahun 2017 hingga mengakibatkan kerugian sebesar 3 Miliar US Dollar (setara dengan 48,8 Triliun Rupiah) dilansir dari Akademi Crypto. Sumber gambar :  akademicryptocom Guna memberi perlindungan dari kejahatan Cyber, Shentu dengan inovasi mereka yaitu ShentuShield hadir untuk melindungi dan mengganti kerugian yang dialami akibat kehilangan maupun kecurian atas aset Crypto yang dimiliki. Sumber gambar :  shentu.technology Pada ShentuShield, terdapat yang namanya ShentuShield Pool dan memiliki 2 bagian utama pada sistem kerjanya, yaitu pihak (member ShentuShield Pool) yang menyetorkan CTK mereka dan bertindak layaknya penyedia likuiditas DeFi, dan ada pihak (bisa berupa member/tidak) yang mengambil ...

Apa itu The Open Network (TON)?

Pada artikel kali ini, gw bakal membahas tentang salah satu project Layer-1 yang saat ini telah berkembang begitu pesat, bahkan mampu menancapkan kedudukannya di Top 10 Cryptocurrency berdasarkan MarketCap terbesar, The Open Network (TON). Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  changelly.com Dalam Dunia yang serba online dan terhubung kepada jaringan Internet saat ini, manusia mampu mengakses berbagai macam informasi, melakukan transaksi, mengembangkan aplikasi dan berinteraksi satu sama lain dengan menggunakan platform yang disediakan oleh berbagai perusahaan. Tetapi, kekurangan yang paling menonjol dari platform Internet yang saat ini digunakan adalah pada bagian Privasi, dimana perusahaan yang menyediakan platform memiliki hak dan wewenang untuk mengoleksi data pribadi dan behavior penggunanya, walaupun sebenarnya kita semua tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena itulah, Blockchain hadir dan menawarkan jaminan keamanan privasi bagi user, tetapi dibandingk...

Apa itu Near Protocol (NEAR)?

Pada pembahasan kali ini, gw pengen nge bahas salah satu project Layer-1 yang saat ini tengah naik daun sejak beberapa bulan terakhir, Near Protocol . Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  blog.bingx.com Dalam dunia Blockchain, mekanisme konsensus Proof-of-Work adalah mekanisme konsensus paling terkenal karena digunakan oleh salah satu aset Crypto tertua di dunia, Bitcoin . Mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW) bekerja dengan cara Node (Miner) bersaing dengan Node lain untuk memecahkan teka-teki matematika kompleks agar bisa memvalidasi blok transaksi dimana Node yang berhasil memecahkan permasalahan nantinya akan mendapatkan reward dalam bentuk Reward Block yang berisi BTC. Kendati demikian, sistem konsesus PoW Bitcoin terkenal dengan kecepatan (latency) dan jumlah transaksi (throughput) yang mampu di proses terbilang rendah dan sedikit serta mengkonsumsi daya komputasi yang luar biasa banyak hanya untuk memproses sebuah transaksi. Sumber gambar :  madelainem721.med...

Apa itu Arweave (AR)?

Arweave , sejatinya adalah sebuah project Layer-1 yang memfokuskan pada pengembangan Web yang terdesentralisasi. Arweave memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan data yang bersifat permanen dan tidak dapat dihilangkan, sehingga memberikan manfaat bagi user untuk dapat mengakses informasi yang telah dipublikasikan saat ini, di masa yang akan datang. User juga dapat menciptakan website mereka sendiri dengan memanfaatkan Permaweb , sebuah platform yang berfungsi untuk menerbitkan artikel-artikel yang dipublikasikan oleh publisher di jaringan Arweave. Sumber gambar :  arwiki.wiki Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan data yang permanen di dalam Open Ledger , Arweave juga memiliki website yang berisi berbagai macam informasi yang dapat diakses oleh semua orang layaknya Wikipedia, yang disebut Arwiki . Sumber gambar :  arwiki.wiki Selain itu, terdapat juga layanan saluran Podcast ( Permacast ) dan berita ( arweave.news ), yang dimana user Permaweb juga dapat menggunakan we...

Apa itu Hedera (HBAR)

Pada artikel kali ini, gw bakal membahas salah satu project Crypto yang berfokus pada Tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) yaitu Hedera Hashgraph , langsung saja kita bahas. Sumber gambar  tradedog.io Dalam dunia Blockchain , terdapat dua macam mekanisme konsensus yang paling di kenal saat ini yaitu Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS). Simplenya, mekanisme PoW bekerja dengan cara Miner mengumpulkan beberapa blok yang didalamnya terdapat beberapa transaksi yang nantinya blok-blok tersebut akan digabungkan oleh Miner menjadi satu blok yang disebut blok kandidat . Blok kandidat ini kemudian akan dikirimkan untuk divalidasi oleh Node pada jaringan yang dimana node-node tersebut akan bersaing dengan memecahkan teka-teki matematika yang sangat kompleks. Jika berhasil, blok kandidat tersebut kemudian dikonfirmasi dan ditambahkan ke database Blockchain , proses ini dikenal dengan istilah Mining . Node yang berhasil memecahkan teka-teki mendapatkan "bayaran" berupa Rewar...

Apa itu Telos (TLOS)?

Kali ini, gw bakal bahas sebuah Cryptocurrency yang merupakan "Rumah bagi Ethereum Virtual Machine (EVM) tercepat" yang didirikan oleh The Telos Foundation yaitu Telos (TLOS), Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  telos.net Telos adalah project Layer-1 yang memiliki tujuan untuk mengoptimalisasikan kemampuan skalabilitas, keamanan dan privasi Blockchain dengan inovasi teknologi mereka yaitu SNARKtor . SNARKtor bisa dibilang adalah versi upgrade dari zk-SNARKs . zk-SNARKs sendiri telah diimplementasikan pada berbagai Blockchain dengan tujuan peningkatan privasi dari transaksi data yang dilakukan. zk-SNARKs bekerja dengan cara Prover (pihak yang ingin mengajukan data transaksi pada pihak lain) mengajukan data transaksi mereka yang di sertai dengan Succinct Proof kepada Verifiers (pihak yang bertugas memverifikasi data dari Prover). Dengan zk-SNARKs, Verifiers dapat melakukan verifikasi data tanpa harus melakukan cek data secara menyeluruh, karena Succinct Proof yang d...