Skip to main content

Apa itu Shentu (CTK)?

Shentu adalah project Crypto yang berfokus pada pemberian layanan keamanan terhadap kejahatan Cyber yang marak terjadi belakangan ini, seperti peretasan aset yang belum lama ini dilakukan oleh oknum-oknum yang berasal dari Korea Utara yang dipimpin oleh Lazarus Group sejak tahun 2017 hingga mengakibatkan kerugian sebesar 3 Miliar US Dollar (setara dengan 48,8 Triliun Rupiah) dilansir dari Akademi Crypto.
Sumber gambar : akademicryptocom

Guna memberi perlindungan dari kejahatan Cyber, Shentu dengan inovasi mereka yaitu ShentuShield hadir untuk melindungi dan mengganti kerugian yang dialami akibat kehilangan maupun kecurian atas aset Crypto yang dimiliki.
Sumber gambar : shentu.technology

Pada ShentuShield, terdapat yang namanya ShentuShield Pool dan memiliki 2 bagian utama pada sistem kerjanya, yaitu pihak (member ShentuShield Pool) yang menyetorkan CTK mereka dan bertindak layaknya penyedia likuiditas DeFi, dan ada pihak (bisa berupa member/tidak) yang mengambil bagian dari ShentuShield Pool.
Member yang menyetorkan CTK ke ShentuShield Pool bisa dibilang "menstaking" CTK mereka. Tapi alih-alih mendapatkan reward seperti Staking pada umumnya, para member tersebut juga akan mendapatkan fee yang berasal dari non-member/member lain yang mengambil bagian dari ShentuShield Pool, sebab mereka diwajibkan untuk membayar fee karena telah memutuskan untuk menjadi bagian dari ShentuShield Pool demi melindungi aset Crypto mereka.
Sumber gambar : shentu.technology

Pihak yang menjadi bagian dari ShentuShield Pool bisa mengajukan Proposal Klaim apabila ingin mendapatkan ganti rugi atas kerugian aset Crypto mereka, tetapi wajib untuk tergabung menjadi member dari ShentuShield terlebih dahulu. Kerugian yang dapat diganti haruslah kerugian "sah" yang dapat dibuktikan seperti peretasan, kontrak yang mengalami malfungsi dan beberapa kesialan lain yang benar-benar diluar kendali. Tapi, jika kerugian yang diderita atas kelalaian pribadi seperti mengklik link-link yang tidak jelas asalnya dari Telegram maupun Twitter (X) atau kesalahan dalam menempatkan private key wallet, tidak akan memenuhi syarat.
Sumber gambar : creditcoin.org

Selain itu, terdapat juga Shentu Security Oracle, sebuah sistem keamanan yang berfungsi untuk memberikan penilaian bagi user ataupun Smart Contract-apakah transaksi yang di jalankan aman/tidak, dengan cara Security Oracle mengambil serangkaian skor keamanan dari berbagai jaringan terdesentralisasi oleh para Security Operator (pihak yang bertugas menilai keamanan kode sumber). Security Operators kemudian akan menilai dan menggabungkan skor-skor keamanan tersebut-mengagregasikan mereka secara on-chain dan bersifat real-time, yang nantinya dapat digunakan oleh siapapun untuk melakukan validasi terhadap transaksi yang mereka jalankan.
Sumber gambar : www.shentu.technology

Tergantung dari toleransi terhadap risiko yang di hadapi, skor keamanan dari Security Oracle milik Shentu dapat memberikan pandangan/wawasan untuk user apakah ukuran transaksi harus diperkecil, dipisah, atau harus diberhentikan sama sekali.

Untuk Kapitalisasi Pasar (MarketCap) CTK saat ini adalah sebesar $94,9Juta pada level harga $0,71 dengan total suplai token mencapai 133,82Juta CTK dan terdapat 132,28Juta CTK yang saat telah beredar disirkulasi (99,45% dari total suplai) dengan total volume perdagangan hari ini mencapai 1,63Juta US Dollar dilansir dari coingecko.com per-riset ini dipublikasikan.
Sumber gambar : coinmarketcap.com

Dengan alokasi token sebagai berikut :
Sumber gambar : cryptorank.io

Dilansir dari chainbroker.io dan laman resmi websitenya, Shentu juga backing oleh beberapa Venture Capital ternama seperti Kucoin Labs, Binance Labs dan OKX Ventures.
Sumber gambar : www.shentu.technology

Jika dilihat dari price actionnya, saat ini CTK tengah mengalami penurunan hingga -37,5% sejak 29 Maret, tapi jika berkaca dari history price actionnya, maka dapat dilihat bahwa CTK telah mengalami peningkatan sebesar +80% sejak 19 Oktober 2023 dan sempat mengalami peningkatan hingga +183% sampai 29 Maret 2024 yang lalu.

Popular posts from this blog

Apa itu Arweave (AR)?

Arweave , sejatinya adalah sebuah project Layer-1 yang memfokuskan pada pengembangan Web yang terdesentralisasi. Arweave memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan data yang bersifat permanen dan tidak dapat dihilangkan, sehingga memberikan manfaat bagi user untuk dapat mengakses informasi yang telah dipublikasikan saat ini, di masa yang akan datang. User juga dapat menciptakan website mereka sendiri dengan memanfaatkan Permaweb , sebuah platform yang berfungsi untuk menerbitkan artikel-artikel yang dipublikasikan oleh publisher di jaringan Arweave. Sumber gambar :  arwiki.wiki Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan data yang permanen di dalam Open Ledger , Arweave juga memiliki website yang berisi berbagai macam informasi yang dapat diakses oleh semua orang layaknya Wikipedia, yang disebut Arwiki . Sumber gambar :  arwiki.wiki Selain itu, terdapat juga layanan saluran Podcast ( Permacast ) dan berita ( arweave.news ), yang dimana user Permaweb juga dapat menggunakan we...

Apa itu Telos (TLOS)?

Kali ini, gw bakal bahas sebuah Cryptocurrency yang merupakan "Rumah bagi Ethereum Virtual Machine (EVM) tercepat" yang didirikan oleh The Telos Foundation yaitu Telos (TLOS), Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  telos.net Telos adalah project Layer-1 yang memiliki tujuan untuk mengoptimalisasikan kemampuan skalabilitas, keamanan dan privasi Blockchain dengan inovasi teknologi mereka yaitu SNARKtor . SNARKtor bisa dibilang adalah versi upgrade dari zk-SNARKs . zk-SNARKs sendiri telah diimplementasikan pada berbagai Blockchain dengan tujuan peningkatan privasi dari transaksi data yang dilakukan. zk-SNARKs bekerja dengan cara Prover (pihak yang ingin mengajukan data transaksi pada pihak lain) mengajukan data transaksi mereka yang di sertai dengan Succinct Proof kepada Verifiers (pihak yang bertugas memverifikasi data dari Prover). Dengan zk-SNARKs, Verifiers dapat melakukan verifikasi data tanpa harus melakukan cek data secara menyeluruh, karena Succinct Proof yang d...

Apa Itu Celestia? (TIA)

Pada artikel kali ini, Saya akan membahas tentang salah satu proyek Crypto yang cukup terkenal dengan inovasi teknologi mereka yang menjadikan proyek Crypto ini berbeda dengan proyek Crypto lainnya, Celestia . Sumber gambar :   forum.kenshi.io Dalam dunia Cryptocurrency, Blockchain adalah salah satu inovasi manusia yang dianggap sebagai teknologi masa depan. Aset Crypto pertama yang paling dikenal telah menggunakan teknologi Blockchain adalah Bitcoin . Dengan Bitcoin, semua orang di segala penjuru Dunia dapat mengirimkan BTC yang mereka miliki ke alamat wallet user yang ingin mereka tuju tanpa adanya perantara pihak ketiga dan dengan Blockchain, segala transaksi yang dilakukan akan tercatat dalam sebuah buku besar sehingga siapapun dapat melakukan cek terhadap transaksi-transaksi yang telah terjadi dan dijaga serta dikelola oleh ratusan, ribuan bahkan jutaan Node di berbagai belahan dunia, menjadikan teknologi Blockchain sebagai sebuah teknologi yang aman, terdesent...

Apa itu Hedera (HBAR)

Pada artikel kali ini, gw bakal membahas salah satu project Crypto yang berfokus pada Tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) yaitu Hedera Hashgraph , langsung saja kita bahas. Sumber gambar  tradedog.io Dalam dunia Blockchain , terdapat dua macam mekanisme konsensus yang paling di kenal saat ini yaitu Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS). Simplenya, mekanisme PoW bekerja dengan cara Miner mengumpulkan beberapa blok yang didalamnya terdapat beberapa transaksi yang nantinya blok-blok tersebut akan digabungkan oleh Miner menjadi satu blok yang disebut blok kandidat . Blok kandidat ini kemudian akan dikirimkan untuk divalidasi oleh Node pada jaringan yang dimana node-node tersebut akan bersaing dengan memecahkan teka-teki matematika yang sangat kompleks. Jika berhasil, blok kandidat tersebut kemudian dikonfirmasi dan ditambahkan ke database Blockchain , proses ini dikenal dengan istilah Mining . Node yang berhasil memecahkan teka-teki mendapatkan "bayaran" berupa Rewar...

Apa itu Bitget Token a.k.a BGB?

Kali ini kita akan membahas tentang utility token dari salah satu Aplikasi Trading Crypto - Bitget , dengan native utility tokennya : BGB . Apa itu BGB ? Apa fungsinya? Apakah worth it untuk di beli? Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  bitget.com BGB adalah native utility token CEX Bitget, yang punya banyak fungsi serta keuntungan bagi user Bitget itu sendiri, seperti memberikan diskon fee transaksi sebesar 20% ketika bertransaksi di Bitget, Staking BGB dengan reward token BGB, media pembayaran dalam ekosistemnya dan holder BGB juga bisa ikut berpartisipasi di Launchpool dan Launchpad serta berkesempatan mendapatkan hadiah seperti bonus trading, dan token gratis. Sumber gambar :  www.bitget.com Bitget sebelumnya juga mendapatkan pendanaan oleh salah satu Venture Capital ternama yaitu Dragonfly Capital dengan dana dari Funding Round nya sebesar $10Juta pada April 2023. Diketahui juga, salah satu pemain sepakbola Legendaris Lionel Messi merupakan Partner (Brand Ambassad...

Apa itu The Open Network (TON)?

Pada artikel kali ini, gw bakal membahas tentang salah satu project Layer-1 yang saat ini telah berkembang begitu pesat, bahkan mampu menancapkan kedudukannya di Top 10 Cryptocurrency berdasarkan MarketCap terbesar, The Open Network (TON). Langsung saja kita bahas. Sumber gambar :  changelly.com Dalam Dunia yang serba online dan terhubung kepada jaringan Internet saat ini, manusia mampu mengakses berbagai macam informasi, melakukan transaksi, mengembangkan aplikasi dan berinteraksi satu sama lain dengan menggunakan platform yang disediakan oleh berbagai perusahaan. Tetapi, kekurangan yang paling menonjol dari platform Internet yang saat ini digunakan adalah pada bagian Privasi, dimana perusahaan yang menyediakan platform memiliki hak dan wewenang untuk mengoleksi data pribadi dan behavior penggunanya, walaupun sebenarnya kita semua tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena itulah, Blockchain hadir dan menawarkan jaminan keamanan privasi bagi user, tetapi dibandingk...

Apa itu Aevo (AEVO)?

Dalam ranah transaksi perdagangan Crypto, ada 2 macam platform perdagangan yang dapat digunakan untuk melakukan perdagangan Cryptocurrency yaitu Centrelized Exchange (CEX) dan Decentralized Exchange (DEX). Sumber gambar :  blog.injective.com Singkatnya, CEX adalah platform perdagangan Cryptocurrency yang dilakukan secara terpusat dan di proses dalam paltform CEX tersebut (off-chain), tetapi tidak demikian dengan DEX yang prosesnya dilakukan langsung pada jaringan Blockchain melalui Smart Contract (on-chain). Baik CEX maupun DEX memiliki keunggulan masing2 dimana CEX lebih unggul dari jumlah penggunanya, akses likuiditas, kecepatan transaksi dan tampilan antar-muka platform yang simple. Sedangkan DEX lebih unggul dari segi transparansi, kontrol atas aset yang dimiliki dan akses terhadap token/koin baru karena kebanyakan token/koin Crypto baru biasanya akan listing terlebih dahulu pada platform DEX. Sumber gambar :  nextrope.com Guna mengatasi permasalahan yang dihadapi, Aevo ...

Apa itu Quant (QNT)?

Quant adalah Protokol Blockchain yang memiliki tujuan memberikan layanan teknologi Ledger terdistribusi bagi para costumer-nya yang secara drastis mengurangi waktu yang harus mereka korbankan untuk aktif di market, membuka jalur income baru dan memitigasi risiko dengan solusi dari membuka berbagai keandalan-kemampuan Blockchain bagi siapapun, menjadikannya mudah digunakan, dapat dipercaya dan future-proof dengan memanfaatkan Platform Interoperabilitas Blockchain milik mereka yaitu, Overledger . Sumber gambar :  quant.network Overledger adalah gerbang masuk Aplication Programming Interface (API) pertama yang hadir untuk menghubungkan berbagai macam jaringan Blockchain-dengan berbagai macam bahasa pemrograman dan SDK mereka yang berbeda beda satu sama lain. Overledger hadir menjadi solusi dari permasalahan fragmentasi Blockchain, memudahkan berbagai organisasi untuk saling terhubung dan bertukar informasi dengan jaringan Blockchain lain. Sumber gambar :...

Apa itu Usual Protocol? (USUAL)

Pada artikel kali ini, saya akan membahas secara sederhana tentang salah satu project DeFi yang berfokus dengan product fiat-backed Stablecoin, Usual Protocol Sumber gambar :  usual.money/blog Saat ini, USDT dan USDC adalah 2 Stablecoin yang paling sering digunakan oleh Investor Crypto untuk menukarkan uang fiat mereka yang berada di rekening Bank ataupun dompet digital sebelum nantinya digunakan untuk membeli aset Crypto yang ingin mereka investasikan atau bahkan hanya untuk sekedar melakukan Staking demi mendapatkan Yield dari hasil Staking mereka. Tapi sayang, meskipun Tether dan Circle ( perusahaan yang menerbitkan USDT dan USDC ) berhasil meraup keuntungan hingga Miliaran Dollar serta total valuasi yang diperkirakan mencapai $200Miliar Dollar pada tahun 2023, tidak membagikan revenue kepada User yang telah berkontribusi pada kesuksesan mereka. Selain itu, sebagian Stablecoin yang di backing oleh mata uang fiat, dijamin oleh Fractional Reserve yang tersimpan di ...